Panduan Cara Membuat Project Subtitling Anime Sendiri



Bagi kalian yang sudah sering download anime dari berbagai fansub yang bertebaran di internet, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah subtitle atau takarir, dan pasti pertanyaan seperti ini pernah terlintas di benak anda (mungkin ^_^) “Bagaimana yah caranya membuat subtitle?”. Beberapa dari kalian mungkin menganggap bahwa membuat project anime dengan subtitle Indonesia sederhana karena cuman translate doang, tapi kenyataannya tidak sesederhana yang kalian bayangkan, karena ada beberapa tahapan yang harus anda lakukan, tapi sebenarnya kalau kalian sudah ahli, mungkin akan terasa sederhana karena sudah hafal prosesnya dan mengerti.

Kali ini admin eighteen shared akan bahas dan share sedikit ilmu yang admin dapat dari para admin fansub yang sudah pasti sudah sangat anda kenal dan pastinya sudah punya visitor dan pengkoleksi hasil karya fansub mereka seperti TiramiSubs, Moesubs dan AWSubs. Yah meskipun saya sendiri cuman belajar dasar-dasarnya saja dan cuman modal tanya doang di forum-forum maupun chat pribadi dengan mereka yang sudah ahli, jadi maklum saja ya kalau penjelasan yang saya berikan ini nantinya hanya kulit luarnya saja dari dunia Subtitling, karena saya sendiri masih sangat awam dan masih belajar memperdalam juga. Nah penjelasan saya kali ini akan di sponsori oleh hasil konseling saya dan bacaan dari E-Book yang dibuat khusus oleh chiira admin fansub TiramiSubs, yang menurut saya sudah sangat lengkap dan sangat jelas bahkan untuk yang baru mulai belajar Subtitling, dan sisanya dari penjelasan saya akan didasari oleh pengalaman saya yang sangat terbatas (maklum saja ya kalau kurang bagus).

Perlu diingat yang akan saya jelaskan disini cuman fokus pada proses encoding saja (cuman MeGUI dan tidak akan saya bahas soal T x264) itupun mungkin tidak lebih dari kulit luarnya aja, sedangkan untuk bagian subtitling dan finishing hanya akan saya beri penjelasan umum saja, jadi sisanya baca di E-Book yang dibuat khusus oleh chiira admin fansub TiramiSubs.
 
Sebagai pembuka mungkin saya bahas sedikit mengenai hal yang menurut saya paling mendasar dari dunia Subtitling ini (apaan sih?). Jawabannya ialah pengertian dari subtitling, nah pengertian ini saya kutip langsung aja dari e-book mbak chiira.
 
“Subtitle adalah teks bantuan berbahasa lokal untuk membantu penonton yang tidak mengerti bahasa yang digunakan dalam film atau media yang ia tonton. Subtitle terpacu oleh audio. Jika audio bahasa Inggris dan penonton tidak mengerti bahasa Inggris, maka subtitle bahasa lokal diperlukan. Bahasa lokal kita adalah bahasa Indonesia.”
 
Nah poin kedua yang tidak kalah pentingnya sebelum masuk ke penjelasan ialah waktu luang anda (loh kenapa?), mungkin sederhananya bisa saya bilang kalau proses dalam membuat satu project subtitling anime (yang saya maksud disini ialah anime dengan durasi rata-rata 24 menit) yang sudah lengkap dengan subtitile dan atribut lainnya semisal seperti typesetting, efek karaoke, dll, sangat memerlukan waktu luang yang lumayan lama khususnya bagi para pemula (termasuk saya ^_^). Hal ini dikarenakan setiap prosesnya memiliki proses yang lumayan panjang dan harus dilakukan bertahap, nah yang sering download anime dari fansub pasti pernah atau bahkan sering lihat deretan staf yang mengerjakan satu anime saja bisa 5 sampai 8 orang (yah meskipun juga ada yang cuman satu orang staf menangani satu project anime tapi pastinya mereka sudah ahli), dari beberapa orang tersebut biasanya tugas dibagi-bagi sesuai keahlian mereka seperti ada yang bagian penerjemah, encoder, typesetting, karaoke efek, TLC, dll (maaf tidak saya sebutkan dan jelaskan semuanya karena kita akan focus ke materinya aja  ). Selain waktu luang yang telah saya paparkan diatas ada beberapa hal yang tidak kalah pentingnya seperti kesabaran dan ketelitian. Oh ya sebagai tambahan jangan malu untuk bertanya, karena dengan bertanya mungkin akan sedikit membantu anda dalam menyelesaikan masalah jika ada hal yang kurang kalian mengerti. Oke langsung saja kita masuk ke inti postingan kita kali ini, dan penjelasan akan saya bagi dalam beberapa tahap.

Tahap I Preparing (Persiapan)
Tahap awal sudah pasti ialah tahap mempersiapkan, nah yang harus kalian persiapkan ialah dengan komposisi sebagai berikut:
1. Alat
a. HardwareIni merupakan hal penentu anda dalam membuat proyek anime, maka dari itu saran saya dalam membuat proect anime ini anda harus menggunakan PC (bukan laptop atau notebook loh), mungkin banyak yang bertanya “lah kenapa?”, hal ini dikarenakan pada proses membuat project anime membutuhkan beberapa software, dan ada baiknya anda installkan pada PC anda ketimbang pada laptop atau notebook anda. Dimana pada proses encoding nantinya yang paling mempengaruhi dimana kita harus menggunakan PC, karena kalau laptop atau notebook pastinya akan error pada beberapa frame gambar. Yah meskipun ad acara tersendiri sih yang bisa membuat kita menggunakan laptop dalam proses encoding yang dijelaskan di e-book nya mbak chiira. Tapi tetap sekali lagi saya sarankan untuk menggunakan PC karena dalam membuat project anime yang terlalu sering akan membebani kera PC anda (bahkan sampai mengurangi umur PC anda), dan coba bayangkan jika anda menggunakan laptop atau notebook (pastinya lebih parah lagi). Untuk spesifikasi PC mungkin saya sesuaikan dengan PC yang saya pake aja, dengan OS windows 7 64 bit atau windows 7 32 bit (Sesuaikan PC agan), RAM 4 GB (recommended), bisa juga RAM 2 GB (tapi mungkin kurang maksimal) dan buat alat pendukung nya usahakan ruangan anda punya sirkulasi udara yang baik atau bisa gunakan kipas angina atau AC agar CPU gak kepanasan karena proses yang akan banyak kita lakukan nantinya.
 
b. SoftwareKegiatan subtitle adalah kegiatan yang membutuhkan komputer dan membutuhkan beberapa software yang mendukung untuk pembuatan subtitle. Berikut adalah daftar software yang harus kamu install: 
  • CCCP (http://www.cccp-project.net/) atau KCP (http://haruhichan.com/forum/showthread.php?7545-KCP-Kawaii-Codec-Pack). Mereka berdua adalah software codec yang membantu dalam memutar anime bersubtitle dan encoding hardsub. Juga sangat berguna untuk memutar anime dengan Kara Effect di dalamnya. Kamu harus install salah satu aja, enggak boleh dua-duanya.
  • MeGUI (http://goo.gl/KZaixB) atau Tx264 (http://goo.gl/NsQZD8). Mereka berdua software untuk encoding. Apa itu encoding? Tunggu BAB selanjutnya. Kalau ini, kamu boleh install dua-duanya. - Nero AAC (http://goo.gl/P7qjat). Ini adalah software support yang nanti akan ditanam di MeGUI atau TX264. Ia bertugas untuk encode audio AAC.
  • AviSynth (http://goo.gl/YfZsvy). Ia pasangannya MeGUI dan berguna untuk hardsub encoding. Download aja, soalnya nanti kita bakal praktek encode pakai MeGUI juga. - Aegisub. Ini adalah software utama. Aegisub adalah software yang memudahkan kamu untuk membuat subtitle. Demi menghindari adanya kesalahan, mending kamu install Aegisub dengan versi yang sama dengan versi saya. Download Aegisub 3.1.3 (http://goo.gl/ayNGES) atau bagi kamu yang komputernya 64bit, download di (http://goo.gl/i7gjwk). Cara cek komputer kamu 32bit atau 64bit adalah dengan menekan tombol START + PAUSE pada keyboard. 
  • MKVMerge (http://www.fosshub.com/MKVToolNix.html). Software ini berguna untuk menggabungkan subtitle dengan anime. Download windows installer yang sesuai dengan komputer kamu (32bit atau 64bit). 
  • Anime Checker (http://animechecker.sourceforge.net/). Software ini berguna untuk memberi dan mengecek CRC pada anime. Nanti akan dibahas di BAB Finishing.

2. Bahan

Bahan-bahan yang kita gunakan kali ini tidak kalah pentingnya dengan deretan softaware diatas bahkan sebetulnya bahan ini ialah yang utama karena kalau tidak ada yah project subtitling anime anda pasti akan terkendala. Oh iya pada poin kedua dan ketiga sebenarnya ngga terlalu penting buat yang masih baru belajar, jadi abaikan saja, namun jika anda ingin serius maka ikuti saja.
  • Contoh file video, saran saya lebih baik memulai dengan anime dengan durasi yang pendek seperti anime yang durasi 5 sampai 10 menitan, kala nekat mau yang 24 menit atau anime movie dengan durasi 2 jam juga nda apa-apa asalkan anda serius dan benar-benar punya waktu luang karena pasti akan terasa sendiri kalo pas prosesnya. 
  • Kamus buat nerjemahain kalimat yang sangat sulit anda pahami, ingat loh cuman kalimat tertentu aja, karena kalau semuanya nanti gak karuan hasilnya, intinya anda harus ahli dalam nerjemahin minimal dari Bahasa Inggris ke Indonesia, kalau bisa nerjemahin RAW asli jepang juga malah lebih baik.
  • Literature, yang saya maksudkan ialah bahan materi jalan cerita dari anime yang anda garap, misal seperti bahan dari visual novel, light novel, ataupun manganya (komik), dari pengalaman anda membaca atau memainkan gamenya (khusus bagi anime yang di adaptasi dari game) minimal anda mengetahui beberapa istilah atau informasi yang melekat khusus pada anime yang anda garap.

Tahap II Encoding
Mengutip e-book nya mbak chiira lagi “Encoding dalam media video adalah proses mengubah file video ke format lain. Tak hanya format lain, encoding juga bisa dikatakan proses pengecilan video. Video di sini juga termasuk audio juga. Encoding bertujuan untuk mengubah ukuran, proporsi dan rasio dari suatu video.” Disini saya tidak akan menjelaskan encoding dengan Tx264 dan lebih mengarah ke Encoding MeGUI.

1. Klik tombol video input untuk menambahkan file RAW anime yang anda ingin garap.

 
2. Setelah itu pada dialog box pilih/klik DirectShowSource, dan di arahkan pada jendela preview (close aja), selanjutnya pada bagian Video Input bakal keisi alamat video tadi.
 






3. Di bagian Crop & Resize, untuk format video 480p, beri centang trus isi 848 dan 480 (untuk format standar anime), klau format yang lain bisa pake, 1280x720 atau 1920x1080 untuk kualitas yang tinggi.

 




4. Di bagian Filters, beri centang Source is Anime. Terus Resize Filter pilih Bicubic (Sharp). Trus beri centang juga Noise Filter dengan pilihan Minimal Noise. Kalau udah semua, klik Save untuk menyimpan skrip AVS. Setelah itu akan muncul jendela preview (close aja).
 

 
5. Pada tab input bagian Encoder Settings, pilih x264 *scratchpad*. 



6. Klik Config untuk menuju ke settingan. Encoding Mode pilih ke Targetting Quality dan isi Quality-nya 22.0. Tuning pilih Animation. Beri centang Enable 10- bits Encoding karena kita akan encode ke 10bit. Enggak Cuma Tx264, MeGUI juga bisa menyimpan settingan kita. Klik New dan ketik nama preset kita. Kalau udah, klik OK sampai kotak x264 configuration dialog tertutup.

 


7. Pada bagian Audio > Audio Input, klik tombol … dan buka videonya. Soalnya MeGUI masukin audionya manual. Nanti bagian Audio Input bakal terisi alamat videonya. 




8. Di bagian Encoder Setting, pilih Nero AAC: NDAAC- HE-Multichannel-128kbps. Lalu klik tombol Config.


9. Preferred Decoder pilih NicAudio. Sisanya biarin Keep Original aja. Hapus centang di Normalize Peaks. Terus abis itu pilih Variable Bitrate dan set ke 0.5. AAC Profile biarin aja HE-AAC. Kalau mau simpan settingan kita klik New. Klik OK sampai kotak dialog konfigurasinya ilang.   



10 Kalau semuanya udah terkonfigurasi, klik tombol AutoEncode.


11. Pada bagian Container pilih format MKV. Bagian Name of output, biarin default aja. Bagian Size dan Bitrate pilih No Target. Kalau mau tentuin file size akhir, pilih Average Bitrate. Nanti perkiraannya bakal keluar di Video Size. Lalu, klik Queue untuk mulai encode. Biasanya akan muncul dialog box, trus klik yes karena settingan awal kita encode ke 10bit.


12. tunggu hingga proses encode selesai







 

Tahap III SubtitlingPada tahap ke tiga ini ialah tahap yang lumayan amat sangat panjang, dan bisa saya bilang butuh perhatian khusus dan tingkat konsentrasi serta kesabaran yang tinggi, karena pada tahap ini terdapat beberapa langkah seperti input subtitle, styling subtitle, timing, typesetting (nerjemahin tulisan yg sudah ada pada anime misal pada hp, buku, papan, dll), dan efek karaoke (pada opening, ending atau bahkan pada main chapter jika ada lagu). Karena proses tahapan yang panjang tersebut, menurut saya cocoknya anda harus baca e-book yang di buat oleh mbak chiira TiramiSubs, untuk selengkapnya klik link tautan di bawah atau bisa kunungi link web nya langsung supaya bisa langsung tanya-tanya juga kalau bingung

Tahap IV Finishing
Pada tahap ini ialah bisa dibilang tahap akhir dari pengerjaan proyek anime sebelum anda publikasikan, dan bisanya hanya diberi sentuhan akhir agar semuanya komplit untuk di packing jadi satu garapan utuh, pada tahap ini terdiri dari:
  • Menambahkan chapter (seperti epilog, prolog, story, opening, ending, chapter 1, bagian awal, bagian akhir, bagian inti, judul, dll) 
  • Muxing (proses pencampuran video/audio, subtitle, attachment dan chapter) 
  • Memberi kode CRC32 (if you need, biasanya digunakan sebagai penamaan file pada bagian akhir dan fungsinya sebagai kode acuan dalam menjaga isi file).

Oke itulah penjelasan singkat mengenai cara membuat project anime garapan sendiri dengan mudah, oh iya pada tahap III dan IV sengaja tidak saya jelaskan tahapan-tahapannya disini disamping karena proses yang sangat panjang juga saya gak tau mau mulai jelasin dari mana. Jadi karena saya juga membuat postingan ini mengacu pada e-book yang di buat oleh mbak chiira TiramiSubs, dan kebetulan saya belajar banyak dari beliau yang menurut saya mbak chiira sudah sangat ahli.
 
Bagi yang ingin download E-book yang di buat oleh mbak chiira TiramiSubs, silahkan klik gambar dibawah.


Subtitling Itu Seru
Label:
This is the most recent post.
Older Post

Post a Comment

[blogger][disqus]

Author Name

{picture#http://img09.deviantart.net/8f2d/i/2016/120/e/1/koutetsujou_no_kabaneri__ikoma_by_reijr-da0twud.jpg} I was a blogger who likes to divide the resources that I know to the visitors, and particularly liked the field of technology, design, health and forestry science. {facebook#https://web.facebook.com/icuk.sugiarto.507} {twitter#https://twitter.com/icuksugiarto_sa} {google#https://plus.google.com/u/0/+IcukSugiarto18} {pinterest#https://pinterest.com} {youtube#https://youtube.com}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.